Blog

Setiap makanan atau minuman yang kita konsumsi tentu mempunyai dua sisi manfaat dan resiko bagi kesehatan tubuh. Begitu pula dengan kopi. Sebagai salah satu minuman paling banyak dikonsumsi, hingga saat ini masih banyak yang bertanya atau memperdebatkan, apakah kopi baik untuk kesehatan? Beberapa penelitian berikut ini menjawab pertanyaan tersebut.

Mereka yang bukan penggemar kopi mungkin ragu menikmati kopi karena kandungan kafein didalam kopi. Namun, dengan takaran yang pas, kafein dalam kopi sebenarnya sangat efektif meningkatkan kewaspadaan, bahkan mencegah penyakit-penyakit kronis.

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan

akibat banyak minum kopi,akibat kebanyakan minum kopi,akibat terlalu banyak minum kopi,akibat terlalu sering minum kopi,apa manfaat minum kopi,apakah kopi baik untuk kesehatan,aturan minum kopi dalam sehari,aturan minum kopi yang baik,bahaya dan manfaat kopi,bahaya kafein,bahaya kebanyakan minum kopi,bahaya kopi,bahaya kopi bagi kesehatan,bahaya kopi bagi wanita,bahaya kopi untuk kesehatan,bahaya minum kopi,bolehkah ibu hamil minum kopi good day,cara minum kopi yang benar dan sehat,dampak positif minum kopi,efek buruk kopi,efek kopi,efek minum kopi,efek minum kopi bagi wanita,efek minum kopi instan setiap hari,efek samping kopi,efek samping minum kopi,efek sering minum kopi,fakta kopi,kafein dalam kopi,kandungan kopi,keistimewaan kopi,kelebihan dan kekurangan minum kopi,khasiat kopi,khasiat kopi hitam,khasiat minum kopi,kopi di pagi hari,kopi hitam,manfaat dan bahaya kopi,manfaat kafein,manfaat kopi,manfaat kopi bagi kesehatan,manfaat kopi bagi pria,manfaat kopi hitam,manfaat kopi untuk kesehatan,manfaat minum kopi,minum kopi,minuman kopi

Kafein merupakan senyawa alkaloid, juga terdapat dalam teh (1-4,8 persen), kopi (1-1,5 persen), dan biji kola (2,7-3,6 persen). Selain terkandung dalam bahan alami, kafein juga bisa dibuat secara semisintetis.

Sejak pertama kali ditemukan, sudah banyak ilmuwan yang meneliti efek kafein dalam kopi bagi kesehatan tubuh. Dan keseluruhan penelitian itu menyimpulkan, kopi yang mengandung kafein terbukti bisa menghindarkan peminumnya dari resiko terkena beberapa macam penyakit. Diantaranya adalah:

  1. Stroke. Penelitian yang dipublikasikan oleh US National Library of Medicine yang berasal dari US National Institute of Health menyimpulkan bahwa meminum kopi dalam jangka waktu lama bisa mengurangi resiko terkena stroke ringan.
  2. Penyakit Jantung Koroner (CHD). US National Institute of Health juga meneliti bahwa meminum kopi bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner (Coronary Heart Disease/CHD), meskipun tidak terlalu signifikan.
  3. Diabetes Tipe 2. Para peneliti telah menemukan bahwa kopi memiliki efek jangka pendek untuk meningkatkan gula darah. Antioksidan yang ditemukan di dalamnya mungkin memiliki beberapa manfaat untuk diabetes. Antioksidan ini dipercaya dapat membantu sensitivitas insulin yang berarti bahwa tubuh seseorang lebih siap menangani insulin dan dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 dalam jangka panjang bila dikonsumsi secara teratur.
  4. Penyakit Batu Empedu. Sebuah penelitian yang berlangsung selama 10 tahun, melacak konsumsi kopi pada 46.000 pria dan menemukan bahwa pria yang minum kopi secara teratur cenderung tidak memiliki penyakit batu empedu daripada pria yang tidak minum kopi.
  5. Penyakit Parkinson. Penelitian membuktikan bahwa meminum kopi bisa mengurangi resiko terkena Parkinson. Meski begitu efek perlindungan kopi terhadap penyakit ini tergantung banyak faktor.
  6. Penyakit Alzheimer dan Dementia

Dan seperti yang sudah diketahui umum, kopi juga dapat memperbaiki fungsi kognitif dan menurunkan risiko depresi pada peminumnya. Ini semua adalah manfaat yang didapat dari minum kopi.

Bahaya Minum Kopi Secara Berlebihan

Apakah Kopi Baik Untuk Kesehatan? Pertanyaan ini harus dilihat dari efek kafein. Meski aman dikonsumsi dan memberi efek pengurangan resiko beberapa penyakit, kafein dalam kopi dapat menimbulkan reaksi yang tidak dikehendaki. Seperti insomnia, gelisah, pernapasan meningkat, tremor otot, dan diuresis (sering kencing). Kafein juga dapat menimbulkan kecanduan ringan. Mereka yang tidak biasa minum kopi akan mengalami sakit kepala di pagi hari atau setelah 12 jam sejak mengkonsumsi kopi.

Untuk mendapatkan manfaat positif dari kopi, para ahli menyarankan minum kopi Arabika. Setiap 8 ons kopi Arabica diketahui mengandung kadar protein yang lebih tinggi dibanding kopi biasa serta memiliki kadar kafein yang lebih rendah. Kopi jenis ini juga mengandung zat antioksidan 40 persen lebih tinggi dibanding kopi jenis lain.

Satu cangkir kopi rata-rata mengandung 100-150 miligram kafein. Satu demitasse (cangkir mini untuk espresso) single-espresso rata-rata mengandung 80-120 miligram kafein. Bila satu demitasse single-espresso mengandung sekitar seratus miligram kafein, berarti kita bisa minum sampai dengan tiga cangkir espresso sehari dengan aman tanpa terpengaruh efek negatif dari kafein; dengan asumsi Anda tidak minum terlalu banyak minuman kola, makan coklat, atau minum obat sakit kepala di hari yang sama.

Tentu, setiap tubuh manusia mempunyai metabolisme yang berbeda untuk mengolah kafein. Apakah kopi baik untuk kesehatan? Yang berbahaya sebenarnya adalah bahan yang ditambahkan saat minum kopi. Seperti gula atau susu yang berlebihan. Yang pasti dan perlu diperhatikan, minumlah kopi secara wajar.[:]

Tinggalkan Balasan