Blog

Tambahkan Garam untuk Menghilangkan Rasa Pahit Kopi

Cuma orang gila yang menambahkan garam dalam minuman kopinya.

Jangan begitu, jaman sekarang orang gila itu berharga. Di sebuah negara, orang gila bahkan didaftarkan untuk ikut pemilihan umum.

Bagiamana kalau kita ganti saja orang gilanya menjadi orang aneh?

Baiklah, memang hanya orang aneh yang memberi sejumput garam dalam gelas berisi cairan kopi, dengan alasan untuk menghilangkan rasa pahitnya. Padahal, para pecinta kopi sejati menikmati kopi karena rasa pahit kopi yang dibawakan senyawa alkaloid bernama kafein dalam setiap biji kopi yang sudah disangrai.

Lagipula, jika ada yang tidak suka dengan rasa pahit, mereka akan menetralkannya dengan memberi zat pemanis. Persepsi umum mengatakan, untuk menghilangkan rasa pahit kopi, tambahkanlah gula. Karena itu, cuma orang aneh saja yang menetralkan pahitnya kopi dengan garam.

Tapi di dunia nyata yang kita huni, ada beberapa orang aneh yang melakukan hal tersebut.

Salah satunya adalah Alton Brown, seorang food blogger. Di situs pribadinya, Brown merekomendasikan praktik menambahkan garam dalam secangkir kopi yang sedang diseduh. Brown mengklaim bahwa senyawa pembawa rasa asin dari garam akan mengurangi rasa pahit kopi dan juga menghaluskan rasa “basi” dari air yang digunakan untuk menyeduh.

rasa pahit kopi,kopi asin,cara menghilangkan rasa pahit kopi,tips menyeduh kopi
Ilustrasi (unsplash.com)

Premis yang diajukan Brown adalah, garam melebihi gula dalam hal melembutkan rasa pahit. Bagaimana mekanisme persisnya, Brown tidak dapat menjawab. Diluar prosesnya yang masih misterius, Brown juga mengklaim banyak orang yang menyukai teknik baru untuk mengurangi rasa pahit kopi ini.

Masalahnya, kopi adalah biji yang ajaib. Beda jenis kopinya, beda pula kadar pahit dan asamnya. Tak hanya itu, kopi juga akan menghasilkan rasa dan aroma yang berbeda tergantung dari teknik penyeduhannya. Kopi yang diseduh dengan teknik V60 bisa memiliki rasa yang berbeda dengan kopi tubruk meskipun biji kopinya diambil dari toples yang sama.

“Saya pribadi belum melihat ini secara langsung tetapi saya seorang pecinta garam dan saya bisa membayangkan bahwa mungkin ada sesuatu di mana yang mengubah persepsi kita tentang kepahitan,” kata Tonya Kuhl, seorang profesor teknik kimia di University Of California Davis dan co-direktur UC Davis ‘Coffee Center menanggapi klaim Alton Brown.

Kuhl juga memberi tahu bahwa ada sebagian kecil masyarakat yang disebut “super-tasters” sangat sensitif terhadap rasa pahit. Menurut Kuhl, mereka mungkin menemukan perubahan nyata dalam pahitnya kopi saat mereka menambahkan garam.

Klaim Alton Brown juga dibantah oleh Spencer Turer, seorang ahli kopi spesial di Coffee Enterprises. Turer merasa skeptis terhadap segala upaya mengurangi rasa pahit kopi dengan memberi zat tambahan apapun, termasuk garam.

“Jika kamu membeli kopi yang baik dari biji kopi yang spesial, berkualitas, dan jika kamu menggunakan peralatan yang tepat, kopi bisa menjadi lezat — gurih dan manis dan semuanya tanpa apa pun — tanpa garam, rasa manis, zat tambahan, atau krim. ”

Ya semuanya kembali kepada selera masing-masing. Jika kamu suka rasa pahit kopi, tak perlu menambahkan apapun sebagaimana saran dari Spencer Turer. Tapi jika kamu sensitif terhadap rasa pahit dan ingin menguranginya, kamu bisa menambahkan zat tambahan seperti gula, krim hingga garam.

Tinggalkan Balasan