Blog

Namanya Desa Dalisodo, kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Terletak di kaki gunung Kawi, desa ini ternyata menyimpan potensi produk kopi yang berkualitas. Kopi Dalisodo yang berasal dari perkebunan desa ini sebagian besar jenis Robusta dari varian kopi Karangrejo, Magelang. Salah satu varian kopi yang bibit aslinya dibawa oleh pemerintahan kolonial Belanda.

kopi bromo,kopi dalisodo,kopi organik

Sekedar informasi, kopi Karangrejo pertama kali ditanam oleh seorang Belanda yang membuka lahan perkebunan kopi di Magelang. Bermula pada 1928 ketika Gustav van der Swan membuka perkebunan kopi di atas lahan seluas 22 hektar yang dinamakannya Karangrejo Coffee Plantation, Magelang. Benih kopi Karangrejo ini akhirnya menyebar di beberapa wilayah sekitar Magelang, salah satunya di desa Dalisodo ini.

Ada dua jenis kopi Karangrejo, yakni Karangrejo Kuning dan Karangrejo hijau. Perbedaan ini didasarkan pada warna greenbeannya. Usai proses pengupasan kulit luar, greenbean kopi Karangrejo ada yang berwarna lebih kekuningan, dan ada yang berwarna hijau greenbean biasa. Kualitas kopi Karangrejo tidak kalah dengan kopi Dampit. Dengan greenbean yang besar tipikal kopi dataran tinggi. Keunggulannya terletak pada aroma kopinya yang lebih menyengat. Dan proses tanamnya yang tidak menggunakan bahan kimia sama sekali. Sayangnya, belum banyak penduduk desa yang memiliki pengetahuan pasca panen yang baik. Sehingga kopi dengan kualitas bagus ini kadang diperlakukan dengan seadanya.

Kopi Dalisodo mempunyai ciri khas aroma yang wangi, bercampur dengan rasa asam khas kopi robusta. Dibandingkan dengan kopi Dampit yang lebih terkenal, sebenarnya Kopi Dalisodo mempunyai nilai jual yang lebih. Dari sisi citarasa, Kopi Dalisodo lebih semerbak harum kopinya. Selain itu, menurut penuturan salah satu petani kopi di desa Dalisodo, proses tanam di kebun kopi Dalisodo ini tanpa menggunakan pupuk kimia sama sekali. Mulai dari masih berupa benih hingga berbuah kopi. Bisa dibilang, Kopi Dalisodo adalah kopi organik. Mulai dari tanam, petik panen, hingga proses pengupasan biji kopi. Karena tanpa menggunakan pupuk kimia, hasil panen kopinya juga relatif lebih sedikit dibanding tanaman kopi yang menggunakan pupuk kimia.

Kopi Dalisodo yang dikemas oleh Kopi Bromo berbentuk bubuk halus, dengan hasil roasting medium to dark. Dijual dalam kemasan 100 gram. Tertarik?

Tinggalkan Balasan