Blog

 

Sejak ditemukan pertama kali, kopi menjelma menjadi minuman terpopuler. Selain air putih, kopi merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Meski ada yang meragukan manfaat dan khasiat kopi, banyak penelitian yang menyatakan kopi justru baik untuk kesehatan, dalam beberapa hal tertentu. Peminum kopi cenderung memiliki resiko lebih kecil terkena penyakit diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, terkena stroke, sampai beberapa penyakit kanker tertentu. Tapi, pernahkah kita berpikir, seperti apa reaksi kafein pada tubuh sesaat setelah kita minum kopi? Untuk mengetahui hal tersebut, kita harus tahu terlebih dahulu kandungan senyawa kimia yang terdapat pada kopi.

akibat kebanyakan minum kopi,akibat minum kopi,akibat sering minum kopi,akibat terlalu banyak minum kopi,bahaya kopi,bahaya minum kopi,dampak positif minum kopi,efek buruk kopi,efek kafein,efek kafein pada kopi,efek kopi,efek minum kopi,efek samping kopi hijau,efek samping minum kopi,kandungan kafein dalam kopi,kandungan kopi,manfaat dan bahaya kopi,manfaat kafein,manfaat kafein bagi tubuh,manfaat kafein dalam kopi,manfaat kopi,manfaat kopi bagi tubuh,manfaat kopi hitam,manfaat minum kopi,minum kopi,minuman berkafein,minuman kopi,minuman yang mengandung kafein,reaksi kafein pada tubuh,tentang kopi

Reaksi Kafein Pada Tubuh Dalam Waktu 6 Jam Setelah Minum Kopi

Selain kafein sebagai senyawa kimia utama, kopi juga mengandung beberapa vitamin seperti  vitamin B2 (11%), vitamin B5 (6%) dan vitaminB3( 2%). Namun, manfaat kopi lebih banyak diambil dari reaksi kafein didalam tubuh. Perjalanan kafein dari minuman kopi hingga beraksi dalam tubuh terjadi dalam waktu 6 jam.

Pada waktu 10 menit pertama setelah kita minum kopi, kafein dari kopi memasuki aliran darah, sehingga menyebabkan tekanan darah dan denyut jantung kita meningkat. Dua puluh menit kemudian, terjadi dua reaksi neurokimia. Pertama, kafein mengikat adenosin, yaitu neurotransmitter yang membuat kita mengantuk dan menetralisir kelelahan sekaligus meningkatkan energi kita.

Reaksi kedua dari kafein adalah membuat dopamin dalam otak meningkat, yang memberikan perasaan waspada dan fokus. Dopamin adalah neurotransmiter penting yang terdapat pada otak manusia, yang berfungsi sebagai pengantar pesan atau rangsangan antar saraf, dan sebagai hormon. Umumnya, dopamin ini dilepas saat sebuah saraf terangsang untuk menstimulasi saraf lainnya yang letaknya berdekatan.

Dalam 30 menit setelah minum kopi,kelenjar adrenal meningkat tajam dan menghasilkan lebih banyak hormon. Pupil mata melebar dan bisa mempertajam penglihatan dalam waktu yang singkat.

akibat kebanyakan minum kopi,akibat minum kopi,akibat sering minum kopi,akibat terlalu banyak minum kopi,bahaya kopi,bahaya minum kopi,dampak positif minum kopi,efek buruk kopi,efek kafein,efek kafein pada kopi,efek kopi,efek minum kopi,efek samping kopi hijau,efek samping minum kopi,kandungan kafein dalam kopi,kandungan kopi,manfaat dan bahaya kopi,manfaat kafein,manfaat kafein bagi tubuh,manfaat kafein dalam kopi,manfaat kopi,manfaat kopi bagi tubuh,manfaat kopi hitam,manfaat minum kopi,minum kopi,minuman berkafein,minuman kopi,minuman yang mengandung kafein,reaksi kafein pada tubuh,tentang kopi

Menit ke-40 setelah kita minum kopi, tubuh akan menghasilkan lebih banyak serotonin, yang memperbaiki fungsi neuron di dalam sumsum tulang belakang yang disebut motoneurons. Hal ini menyebabkan peningkatan kekuatan dan koordinasi otot.

Reaksi kafein berikutnya terjadi dalam jangka waktu 4 jam setelah minum kopi. Metabolisme seluler meningkat, yang memulai pembakaran energi secara cepat. Hasilnya, tubuh akan memecah lemak yang disimpan dankadar asam dalam perut bertambah.

Reaksi terakhir dari kafein dalam kopi yang kita minum terjadi setelah 6 jam berlalu. Pada kondisi ini, kafein menghasilkan efek diuretik, yang menyebabkan kita ingin buang air kecil. Selama jangka waktu ini, sekitar setengah dari kafein yang dikonsumsi sebelumnya akhirnya dikeluarkan. Inilah yang kemudian disebut sebagai masa paruh obat, atau jumlah waktu yang dibutuhkan agar reaksi kimiawi dalam tubuh turun menjadi 50%. Tentunya kita ingat, saat berobat atau mengambil resep obat, dokter atau apoteker selalu menganjurkan untuk minum obat berikutnya setelah 6 jam.

Lalu, berapa batas aman kafein dalam tubuh? Badan Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (Food and Drugs Administration/FDA) merekomendasikan untuk membatasi asupan kafein sampai 400 miligram atau kurang per hari. Ini setara dengan sekitar 4 cangkir (rata-rata orang dewasa mengkonsumsi sekitar 200 mg.) Selain itu, pastikan juga bahwa kita tidak lupa untuk selalu minum banyak air dan gaya hidup yang sehat untuk mengurangi efek samping kafein jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sumber:

1. brightside

2. worldofcaffein

3. nutritiondata

Tinggalkan Balasan