Blog

Bagi pecinta kopi, waktu minum kopi itu tidak terjadwal. Kapan saja, dimana saja. Tak ada aturan tertentu sebagaimana budaya minum teh bagi orang Inggris.

Karena itu jangan heran, jika waktu pagi hari sering diasosiasikan dengan aroma kopi yang diseduh. Singgah sebentah ke warung kopi dahulu. Atau pergi ke pantry untuk menyeduh secangkir kopi sebelum melangkah masuk ke ruang kantor masing-masing.

Lain halnya menurut ahli diet dan gizi. Pagi hari bukanlah saat terbaik untuk minum kopi. Itu jika kita ingin merasakan efek kafein yang lebih “menendang” yang bisa membuat kita terjaga penuh hingga sore hari.

Lalu, kapan waktu minum kopi yang tepat sehingga tubuh bisa terjaga dan tidak mengantuk sepanjang aktivitas di siang hari?

Waktu minum kopi yang tepat

Menurut Laura Cipullo, seperti dikutip dari CNBC, “Pastikan untuk membatasi minum kopi ketika Anda pertama kali bangun tidur”.

Minum kopi tepat setelah bangun malah dapat menyebabkan kita merasa gelisah dan waspada segera setelah meminumnya. Lalu kita akan merasa sangat lelah beberapa jam kemudian.

Ketika kita bangun, tubuh akan menghasilkan peningkatan jumlah kortisol, hormon stres yang membuat kita merasa waspada dan cenderung menjadi cemas. Jika kita minum kopi, itu artinya sama dengan menambahkan kafein yang bisa meningkatkan kadar kortisol tersebut menjadi lebih banyak lagi pada satu waktu.

waktu minum kopi,minum kopi,waktu untuk minum kopi,tentang kopi
sumber ilustrasi: unsplash.com/Yanapi Senaud

Beberapa ahli gizi mengatakan bahwa kombinasi semacam ini dapat membuat kita merasa lebih lelah nantinya. Ketika kafein dan kortisol luntur dalam proses ekskresi tubuh. Lebih lanjut, ahli gizi menyarankan untuk memperoleh efek stimulan dari kafein yang baik, waktu minum kopi yang tepat adalah ketika kadar kortisol dalam tubuh sudah menurun.

“Minum kopi ketika tubuh memproduksi lebih sedikit kortisol, sekitar tiga hingga empat jam setelah bangun tidur,” kata Cipullo. Sementara ahli gizi lainnya menyarankan, “Saya akan mengatakan bahwa pertengahan pagi atau sore hari mungkin adalah waktu terbaik,” kata ahli gizi bersertifikat Lisa Lisiewski. “Saat itulah kadar kortisol Anda berada pada titik terendah dan Anda benar-benar mendapat manfaat dari stimulan itu sendiri.”

Dengan kata lain, jika kita bangun antara jam 6-7 pagi, waktu yang tepat untuk minum kopi adalah antara jam 9-11 pagi. Pada waktu inilah, jika kita sedang mengikuti pertemuan, rapat atau seminar, hidangan coffee break disajikan. Tujuannya tak lain supaya para peserta pertemuan tersebut tidak mengantuk dan tetap terjaga hingga pertemuan selesai pada sore harinya.

Selain menyarankan untuk minum kopi agak lambat di pagi harinya, para ahli gizi juga mengatakan bahwa minum kopi di malam hari tidak dianjurkan. Itu jika kita ingin mendapatkan waktu tidur yang cukup dan nyenyak.

Ahli Diet Melanie Delinges menekankan satu hal yang didukung oleh beberapa penelitian: Kafein dapat mengganggu tidur kita hingga enam jam setelah mengonsumsinya. Jadi jika kita ingin mulai tidur pada jam 9 malam, waktu minum kopi terakhir adalah sebelum jam 3 sore.

Kecuali jika kita memang sengaja ingin tetap terjaga di malam hari. Satu hal yang pasti, jangan pernah lupa minum air yang cukup. Hal ini supaya kita terhindar rasa lesu tanpa menimbulkan ancaman apapun terhadap rutinitas malam hari kita.

Sepertinya nasehat ini tidak banyak berarti bagi pecinta kopi di Indonesia. Bagi mereka, minum kopi bukan sekedar untuk diambil manfaat kafeinnya saja. Minum kopi bagi masyarakat di Indonesia sudah menjadi budaya tersendiri.

Tinggalkan Balasan